Friday, July 24, 2015

Membawa anak ke tukang pangkas/ barber shop

Ha..ha..Lucu ya mom judulnya, tapi ini benar benar pengalaman luar biasa buat mama mama baru, alias yg baru jadi bunda.

Para ibu biasanya jika anak rambutnya sudah mulai banyak akan dibawa ke tukang pangkas atau tukang pangkasnya disuruh ke rumah. Nah mom, biasanya saya bawa si kecil ke tukang pangkas selalu ditemenin suami atau ibu saya. Tapi hari ini beda mom, bawa sendiri ke tukang pangkasnya.ha..ha,,

Awalnya saya iseng liat rambut anak saya yang berusia 21 bulan ini mulai mengenai bagian telinga nya, dan mulai panas serta biang keringat mulai muncul. Iseng iseng saya pun coba potong sendiri rambutnya di dekat bagian telinga. Oh ya mom anak saya laki laki, jadi saya merasa potong di dekat bagian telinga nya sudah ok. Ternyata, hasilnya seperti digigit tikus, jeleknya mom.waduh, untung dia masih belum bisa ngomong dan protes tentang rambutnya yang telah saya pangkas.he..he..

Akhirnya, untuk membenarkan salah pangkas ini saya bawa juga ke tukang pangkas untuk merapikannya. Syukurlah nak, bisa tertolong dan dirapikan dengan mantap oleh si om tukang pangkas.he..he..

Saat pertama berjalan ke tukang pangkas saya mulai ragu juga, bisa ga ya saya sendiri, soalnya dia lasak dan biasa nangis kalau dibawa ke tukang pangkas. Eh ternyata bisa juga, awalnya dia nangis karena tidak kenal dengan orang asing yang memegang kepalanya. Syukurlah, tidak terlalu lama ada datang anak anak usia 5 atau 6 tahun juga mau pangkas. Melihat ada teman, tangisnya mulai reda.

Dan ingat mom, jika bisa ke tukanh pangkas yang tempatnya terbuka, bisa melihat keluar. Jangan yang tertutup, yg hanya bisa melihat ke cermin. Jika si kecil mulai teralihkan pandangannya ke jalan raya atau keluar ruangan bisa mengurangi ketidak nyamanan nya. Ya mom, begitulah kisah emak emak baru.ha..ha..

Ini lampiran foto rambut baru,,he..he,,

See you with another mom ane childhood story,.

Saturday, May 23, 2015

Toilet training untuk balita

Kapankah kita mulai mengajarkan toilet training atau potty training pada anak kota?

Untuk anak saya bunda, saya telah mengajarkan kepada mereka sejak usia sekitar 4 atau 6 bulan, saat mereka sudah bisa duduk sendiri, sejak itu sudah diajarkan dan dibiasakan.

Caranya bunda :
1. Setiap 45 menit saat si kecil tidak sedang tidur, bawa dia ke kamar mandi. Jika belum bisa berdiri sendiri digendong lalu disiul atau dipipiskan, tau caranya kan bunda?bersuara ssstt,... maka jika si kecil sedang sesak pipis dia akan pipis, jika tidak ya tak apa. Nanti, si kecil akan kebiasaan lho bunda. Dan juga tidak usah capek nyuci popoknya atau menghabiskan uang beli popok ganti alias pampers.

2. Ajarkan anak bila mau bab atao poop kasih tau. Anak saya sejak usia 11 bulan saat sudah bisa berjalan dia sudah bisa memberi tanda jika mau bab. Sebenarnya sebagai ibu kita juga bisa tau jika si kecil sudah hendak bab, mukanya lain seperti menahan mau bab,. Nah, saat itu dudukan di atas toilet duduk si kecil atau ke potty duduknya dia. Sekarang banyak lho bunda potty yang lucu. Kalau saya di rumah sih kasih yang plastik yang biasa aja. Nanti saya sharekan gambarnya, dan gambar2 potty lain yang lucu.Anak anak sekarang beruntung sekali banyak potty yang lucu dan imut. Gambar di bawah ini yang biru, yang biasa dipakai oleh anak saya.

Nah dengan begitu, kita juga tidak capek mau nyuci yang banyak, serta kalau bab di celana susah cucinya.

Semoga bermanfaat ya bunda. Sekian sharing hari ini.

Friday, May 22, 2015

Balita usia 18 bulan

Ini dia saat si kecil berusia18 bulan atau 1,5 tahun, tidak terasa ya bunda si kecil sekarang sudah bisa berjalan, bisa memegang sendok dan makan sendiri serta sudah bisa memberitahu keinginannya walaupun melalui bahasa isyarat atau menunjuk. Itulah yang saya rasakan saat si michael anak saya usia1,5 tahun.

Penjelasannya seperti di bawah ini :

1. Sudah bisa berjalan bahkan berlari.
    Si Mike anak saya sudah bisa berjalan saat usia nya 11 bulan. Saat itu jalannya masih tertatih dan sering jatuh. Tapi sekarang dia sudah bisa berlari sambil menendang bola. Wah, senangnya si kecil sudah bisa berlari mengejar bola. Nah, bunda sekarang juga harus lebih perhatian lagi, jauhkan dari benda benda berbahaya seperti lemari besar, alat alat elektronik, tangga, takutnya si kecil terlalu excited  ga melihat jalan maunya lari saja.

2. Sudah bisa makan sendiri.
    Waduh kalau soal makan, anak saya pemilih dan susah dikasih makan. Bayangkan bunda, usia nya sekarang 1,5 tahun berat badannya hanya 10 kg. Tapi berat segitu kata dokter masih normal dan disarankan diberi vitamin seperti curcuma plus atau scot emulsion atau lainnya. Dan kini dia sudah mahir mengunakan sendok, sudah bisa makan sendiri lho. Dan dia kalau makam sendiri lebih mau makan. Senangnya Bunda, si kecil sudah mulai tumbuh, walau dia saat makan sering menumpahkan atau berantakan tidak apa apa, biar dia cepat mahir dan cepat belajarnya. Malah ada teman yang pernah bilang, kalau anak bule usia segitu udh jago makan sendiri, anaknya mau belajar makan sendiri kok dilarang, hanya karena takut berantakan.

3. Sudah bisa memberitahu atau meminta dengan menunjuk atau bahasa bayi.
    Si kecil lucu deh, belum bisa bicara tapi asyik ngoceh aja pakai bahasa bayi nya dia. Dan hebatnya si balita ini udah pandai mengadu atau memberitahu sesuatu atau meminta sesuatu. Misalnya, kemarin saat dia jatuh dan kejedut kepalanya, dia bisa mengadu ke kakek neneknya dan menceritakan kronologis bagaimana dia jatuh dan bagian mana yang kejedut, pandainya anak anak kita bunda.

So far, it's all, will be continued in others story, so stay tune in my blog ya bunda. Ha..ha.. banyak cerita dan kisah serta info balita yang lainnya.

Sampai jumpa,.

Ini foto anak saya saat makan sendiri, pintarnya anak mama.haa.hhhaaa..

Wednesday, May 13, 2015

Tanda tanda mau melahirkan

My first time to become a mommy

Saat saat menjelang persalinan sudah dekat apa yg kita rasakan saat hari tersebut sudah dekat? Berikut saya bagikan pengalaman saya saat hendak menjelang persalinan.


  • Sakit pada panggul dan punggung.
Mulai merasakan sakit berlebih pada panggul dan bagian tulang belakang. Rasa sakit ini disebabkan oleh pergeseran dan pergerakan janin yang mulai menekan tulang belakang. 
  • Terdapat flek darah seperti haid
Penampakan dari darah dan mucus yang keluar tampak bagai cairan lengket berwarna merah muda ini merupakan tanda anda segera akan menjalani proses persalinan
  •  Nyeri di selangkangan dan perut terasa turun.
Merasakan nyeri di bagian selangkangan karena ada tekanan sebagai akibat posisi kepala janin sudah turun ke bawah, ke daerah rangka tulang pelvis. Lantaran janin menekan kandung kemih, ibu hamil menjadi sering buang air kecil.juga merasakan sakit pada perut, mulas, sering buang air besar, dan buang angin.
  • Kontraksi
Kontraksi perlahan dan muncul setiap 15-20 menit, lalu berangsur menguat dan semakin sering sehingga menjadi setiap tiga hingga lima menit, yang membuat anda merasa tak nyaman.

Yang di atas adalah yang saya alami saat menjelang persalinan. Setiap orang tentunya berbeda, ada yg mungkin pecah air ketuban terlebih dahulu, ada yang mungkin keluar lendir kental bercampur darah,dsb.

Bila anda telah merasakan atau mengalami tanda tanda seperti yang sudah saya sampaikan di atas segera periksakan diri ke dokter atau bidan terdekat atau yg sudah direncakan untuk melakukan persalinan. 

Sukses ya melahirkan secara normal mom.

Regards,
Cathy